Efek Samping Menggunakan Behel “Karena Alasan Gaya”

Pada dasar nya menggunakan kawat gigi atau behel hanya bertujuan untuk memepercantik gigi, husus untuk yang mempunyai gigi yang tidak rata/berantakan. Namun sekarang pungsi behel berubah fungsi, behel dijadikan ajang fasion dan estentika yang mengabaikan fungsi utama si behel itu sendiri. Terkait dengan biaya si behel ini tidaklah murah, anda harus mengocek dompet dalam-dalam untuk perawatan behel itu sendiri, hampir belesan juta rupiah perbulan.

behel       Alternatip bagi orang yang tidak mampu namun ingin memiliki gigi berkawat mereka akan mendatangi jasa tukang gigi berkawat yang ada di pinggiran yang menawarkan pasang gigi berkawat dengan harga yang relatip murah, tentu saja memliki resiko kesehatan yang jauh lebih tinggi pula.  Dampak yang akan diderita si gigi bukannya si gigi terlihat rapih malah akan rusak dan berantakan.
Belum lagi masalah kebersihan dan higienitas dari peralatan  yang digunakan oleh pakar tukang kawat gigi pinggir jalan tersebut, sehingga resiko penularan beberapa jenis penyakit yang berbahaya. umumnya mereka tidak memperdulikan kebersihan, Mereka hanya memikirkan keuntungan dari usahanya sendiri.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg Zaura Rini Anggraeni, MDS menjelaskan pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh tukang gigi menimbulkan beragam efek samping. Terlebih pada gigi yang bermasalah baik untuk efek samping ringan hingga berat.

Beberapa dampak negatif yang akan timbul setelah pemasangan gigi berkawat yang ada di pinggiran :

  1. Kondisi gigi kemungkinan goyah
    Seperti halnya pagar yang terus mendapatkan tekanan, lama kelamaan pasti akan goyah dan longgar. Demikian juga dengan gigi, apabila terlalu sering mendapatkan tekanan dan dipaksa untuk mengikuti landasan kawat gigi, maka dia pun akan goyah.
  2. Gigi rusak karena susah dibersihkan
    Coba Anda bayangkan sendiri, saat tidak memakai behel pun kadang kita kesulitan untuk membersihkan gigi hingga ke sela terkecil. Nah, kesulitan ini akan bertambah besar saat menggunakan kawat gigi, karena jangankan sela terkecil, sela yang cukup besar yang oleh sikat gigi bisa terjangkau pun, ternyata tidak bisa terjangkau pada saat menggunakan behel.
  3. Jadi tempat bersarang kuman dan bakteri
    Bagian gigi yang susah dibersihkan tersebut akan menjadi tempat bersarangnya kuman dan bakteri. Apabila penggunaan behel terlalu lama, maka dampak negatifnya penggunaan kawat gigi adalah peluang kemungkinan gigi rusak menjadi sangat besar.
  4. Resiko penularan penyakit
    Tidak sedikit orang yang melakukan pemasangan kawat gigi ke klinik atau ahli gigi yang tidak berijin resmi, alasannya adalah bisa mendapatkan biaya yang murah dan terjangkau. Akan tetapi, kebiasaan tersebut kemungkinan memberikan dampak negatif yang membahayakan yang disebabkan oleh penggunaan alat kurang steril, dan lain sebagainya.

Dampak ebersihan tersebut tidak hanya berdampak pada bagian gigi saja, namun bisa menjalar ke berbagai penyakit lain, misalanya hepatitis atau bahkan AIDS.
Jadi,  bagi kalaian yang ingin bergaya tapi tidak mau bermodal sebaik nya anda tidak menggunakan jalan alternatip yang singkat tapi membahaykan. Dan Berpasrah pada takdir tuhan saja. 🙂

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*