Pola Asuh Agar Anak Cerdas

Pola Asuh Agar Anak Cerdas,

Siapa sih yang tidak ingin memiliki anak yang cerdas???Pastinya setiap orangtua ingin memiliki anak yang cerdas. Tentunya kecerdasan yang dimiliki anak hingga besar nanti dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan juga pola asuh yang diterimanya. Berikut beberapa pola asuh agar anak cerdas:

  • Bebaskan anak untuk mengeksplorasi lingkungan: Dikarenakan lingkungan menjadi sarana luas bagi anak untuk belajar tentang banyak hal. Eksplorasi di alam ini akan memicu anak lebih aktif bergerak dan juga meningkatkan rasa ingin tahu anak terhadap berbagai aspek kehidupan yang ada. Dorong anak mengeksplorasi lingkungan yang baru dikenalnya.
  • Ajarkan pengetahuan tentang dunia dan isinya: Dengan memberikan anak fasilitas dan kesempatam untuk mengenal dunia beserta seluruh aspek kehidupan, ini akan membuat anak berpandangan terbuka terhadap berbagai hal baru sesuai perkembangan ilmu pengetahuan.
  • Ikuti Minat anak: Untuk menggali potensi luar biasa yang terdapat dalam diri anak, beri anak dukungan penuh pada bidang-bidang yang disukai anak.
  • Menjaga kesehatan anak: Untuk memperhatikan dan menjaga kesehatan anak, lakukan dengan berolahraga atau latihan fisik. Dikarenakan olahraga atau latihan fisik tidak hanya membuat tubuh anak sehat, akan tetapi juga membuat anak cerdas. karena selain sirkulasi oksigen, gula dan gizi menjadi lancar keseluruh tubuh dan otak, dengan olahraga atau latihan fisik juga akan memicu produksi hormon untuk sel saraf (Nerve growth factor). Dengan kesehatannya yang terjaga, anak memiliki kesempatan luas untuk belajar berbagai hal, serta mengeksplorasi potensi keserdasan dalam dirinya dengan optimal.
  • Cukupi kebutuhan gizi anak: Dengan memberikan nutrisi untuk otak, terutama DHA yang terbukti berperan dalam perkembangan otak anak pada periode emas. Oleh karena itu, berikan komsumsi jenis makanan kelompok brain food. Misalnya makanan sumber protein untuk meningkatkan kemampuan berkonsentrasi, berpikir dan kewaspadaan.
  • Tingkatkan kesempatan bersosialisasi: Semua pengalaman emosional yng diiperoleh anak akan mempengaruhi pembentukan sel-sel saraf pada otaknya. Anak juga butuh kesempatan bersosialisi seluas-luasnya karena akan memperkaya pengalaman emosional anak, serta sarana untuk belajar mengekspresikan perasaannya. Semakin baik kecerdasan emosional anak, maka semakin baik pula penyampaian rangsang antar sel-sel saraf pada otaknya.
  • Memberkan anak kesempatan untuk mengambil keputusan: Memberikan anak untuk mengambil keputusan juga akan melatih anak untuk belajar sebab, akibat, serta tanggung jawab. Melatih anak untuk mengambil keputusan juga akan memicu anak untuk belajar berfikir analitis dengan merangkaikan hal-hal yang telah dipelajari dan dipahaminya.
  • Bacakan berbagai buku pengetahuan secara rutin: Dengan begitu, Selain menumbuhkan minat membaca anak, anak juga akan menyerap pengetahuan dari buku untuk menunjang minatnya. Kebiasaan membaca buku juga dapat menanamkan ikatan batin antara Anak dengan anda.
  • Jadilah model yang baik: Anak akan meniru orang tuanya. Maka, orangtua harus menjadi role model atau panutan terbaik bagi anak dalam seluruh aspek kehidupan sehari-hari.
  • Seringlah bertanya kepada anak: Ajukan beberapa pertanyaan kepada anak yang akan memancingnya untuk memberi jawaban berupa penjelasan yang juga merangsangnya untuk adu argumentasi, Atau ajak dia berdiskusi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*